Connect with us

Politik

Perempuan Penggerak Paslon Faham Deklarasi bersama Emak-Emak di Rubaru

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Perempuan Penggerak Faham terus bergerak mensosialisasikan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep nomor urut 02, Achmad Fauzi Wongsojudo-KH Imam Hasyim.

Kali ini pendukung Paslon Fauzi-Kiai Imam itu menggelar deklarasi dukungan bersama emak-emak di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Minggu (27/10/2024).

Hadir dalam tersebut istri dari Calon Wakil Bupati Sumenep nomor urut 02, Nyai Jamil, didampingi Koordinator Perempuan Penggerak Faham, Raudlatun, serta puluhan emak-emak dari berbagai desa di Kecamatan Rubaru.

Deklarasi berjalan khidmat dengan diawali doa bersama, kemudian pemberian arahan dari Nyai Jamil dan Koordinator Perempuan Penggerak Faham, Raudlatun. Lalu dilanjut dengan pembacaan deklarasi dukungan.

Koordinator Perempuan Penggerak Faham, Raudlatun, mengatakan bahwa deklarasi dukungan terhadap Paslon Fauzi-Kiai Imam karena Cabup Fauzi sukses memimpin Sumenep pada periode pertama lewat berbagai program pro rakyat yang sangat menguntungkan emak-emak, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga program pencegahan stunting.

“Kinerja Pak Fauzi telah terbukti ketika jadi bupati periode pertama. Beliau sangat peduli terhadap para pelaku UMKM yang mayoritas kaum perempuan, makanya harus dipilih kembali agar program itu berlanjut,” ujar Odax, sapaan akrabnya.

Odax juga menegaskan, Perempuan Penggerak Faham akan terus bergerak memberikan wadah untuk mengonsolidasikan dukungan emak-emak di Kota Keris yang ingin menyuarakan dukungannya terhadap Fauzi-Kiai Imam.

“Kita akan terus bergerak ke bawah, karena masih banyak daerah yang belum kita kunjungi. Kita akan buat mereka melek, bahwa Fauzi-Kiai Imam adalah pemimpin yang dibutuhkan saat ini, yang bisa mengayomi emak-emak,” ujarnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Nyai Jamil menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya hingga deklarasi emak-emak ini menjadi tambahan suplai energi luar biasa bagi barisan paslon nomor urut 02.

“Terima kasih sekali. Ini (deklarasi) sangat penting menjadikan energi luar biasa bagi kita untuk berjuang bersama-sama untuk memenangkan Fauzi-Kiai Imam di Pilkada 2024 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nyai Jamil juga mengajak seluruh organ relawan, khususnya relawan perempuan untuk terus bergerak berjuang memenangkan Fauzi-Kiai Imam.

“Seluruh organ relawan, terima kasih alhamdulillah di sini saya bisa sowan di hadapan ibu-ibu semua,” tandasnya. (hz/s3)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Legislator PKB Ini Minta Pengawasan Program BSPS 2026 di Sumenep Diperketat

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Kabupaten Sumenep memperoleh alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026 sekitar 500 unit. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan kuota pada tahun 2024 sekitar 5.490 unit.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, megatakan bahwa berkurangnya jumlah penerima bantuan justru dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola program BSPS secara menyeluruh.

Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut perlu dilakukan sejak tahap awal guna mencegah terulangnya terjadinya dugaan penyimpangan.

“Jangan sampai pengawasan hanya menjadi formalitas administrasi, sementara problem di lapangan tetap terjadi. Kami minta pengawasannya diperketat dan efektif,” ujar Yasid di Sumenep, Kamis (14/5/2026).

Politisi PKB itu menegaskan, pengawasan tidak cukup sekadar dilakukan melalui pemeriksaan dokumen administrasi, akan tetapi pemerintah daerah juga mesti memastikan kualitas bangunan sesuai standar dan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Jangan sampai dana Rp250 juta (untuk pengawasan) hanya habis untuk rapat, perjalanan dinas atau laporan kertas semata. Sementara substansi pengawasannya lemah,” jelas Yasid.

Yasid juga berharap, pelaksanaan BSPS tahun ini berjalan lebih transparan dan akuntabel sehingga program bantuan perumahan tersebut tetap mendapat kepercayaan masyarakat.

“Kita tidak ingin program yang sejatinya sangat baik untuk membantu masyarakat miskin justru kehilangan kepercayaan publik akibat tata kelola yang buruk,” tandasnya.

Continue Reading

Politik

DPRD Sumenep Minta Disnaker Perketat Pengawasan Pembayaran THR

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Sulahuddin, meminta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat memperketat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara aktif. Tujuannya agar tidak ada perusahaan yang menunda, mencicil, atau bahkan mengabaikan kewajiban membayar THR kepada pekerja.

THR, tambah dia, merupakan hak normatif pekerja yang wajib dipenuhi sesuai peraturan perundang-undangan. Karena itu, ia meminta Disnaker tidak hanya sebatas memberikan imbauan.

“Jangan sampai ada THR terlambat, dicicil, atau pekerja tidak menerima haknya. Jika ada pelanggaran, Disnaker harus bertindak tegas,” ujar Sulahuddin di Sumenep, Rabu (4/3/2026).

Ia menilai, pengawasan perlu disertai monitoring langsung ke perusahaan-perusahaan. Terutama bagi perusahaan yang sebelumnya memiliki catatan keterlambatan dalam memenuhi hak pekerja.

Selain itu, Sulahuddin juga mendorong agar Disnaker membuka dan mengoptimalkan posko pengaduan. Layanan tersebut dinilai penting untuk menampung laporan pekerja yang tidak menerima THR sesuai ketentuan.

“Harus ada layanan pengaduan yang responsif. Pekerja jangan sampai bingung harus mengadu ke mana ketika haknya tidak dibayarkan,” tandasnya. (rzl/s3)

Continue Reading

Politik

Holik Gerindra Ingatkan Bupati Fauzi Tak Salah Pilih Sekda

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Amggota Komisi I DPRD Sumenep, Holik, mengingatkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk tidak salah memilih sekretaris daerah (sekda) definitif.

Menurutnya, penetapan Sekda secara mutlak ada di tangan Bupati Fauzi. “Dia yang paling tahu, siapa dari tiga orang itu yang paling tepat untuk ditetapkan sebagai Sekda Sumenep,” ujar Holik, Kamis (19/2/2026).

Politisi Gerindara tersebut mengungkapkan bahwa pejabat yang layak duduk di kursi sekda adalah sosok yang paham visi-misi bupati.

“Fauzi pernah menjadi wabup dan bupati dua periode. Tentu, dia sudah kenal dan tahu karakter tiga pejabat itu. Kami minta jangan sampai salah pilih, tendensius dan tidak objektif,” tuturnya.

“Jabatan sekda cukup krusial di pemerintahan. Kami berharap pilihan bupati terbaik untuk Sumenep ke depan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil seleksi lanjutan yang tertuang dalam Pengumuman Nomor: 20/PANSEL JPT PRATAMA-SMP/II/2026 tertanggal 18 Februari 2026, ada tiga nama calon sekdar. Di antaranya, (1) Agus Dwi Saputra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, (2) Chainur Rasyid, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan (3) R. Abd Rahman Riadi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (rzl/s3)

Continue Reading

Trending