Connect with us

Hukum

Sutan Hadi Tjahyadi Kembali Terpilih Jadi Ketua KONI Sumenep

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Sutan Hadi Tjahyadi, secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua KONI Sumenep periode 2024-2028 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) di salah satu hotel di Sumenep.

Sutan mendapat dukungan dari 23 cabang olahraga di bawah naungan KONI dari 23 cabor yang ada, sehingga terpilih untuk kembali melanjutkan jalannya roda organisasi.

Sutan bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari cabor untuk kembali memimpin KONI Sumenep pada periode selanjutnya. Ia meminta dukungan semua pihak demi prestasi atlet yang lebih baik.

“Hari ini, saya kembali dipercaya untuk menahkodai olahraga di Kabupaten Sumenep. Dan saya juga mohon doa dan dukungan agar diberi kesehatan dan kesuksesan untuk memimpin dunia olahraga di Kabupaten Sumenep agar prestasi semakin meningkat,” ujar Sutan, Kamis (19/12/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengapresiasi seluruh cabor Sumenep yang telah bekerja sama dalam membangun prestasi atlet dalam sejumlah kejuaraan.

“Alhamdulillah, kita di sini, dari porprov sebelumnya sampai sekarang prestasi kita terus meningkat,” tuturnya.

“Jadi. tanpa cabor di sini, saya masih belajar mohon bimbingannya karena saya masih belajar di dunia organisasi olahraga,” tandasnya.

Ke depan, Sutan bersama tim formatur akan segera membentuk kepengurusan KONI periode 2024-2028. (mns/s3)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polres Sumenep Bakal Tindak Debt Collector Rampas Kendaraan di Jalan

Published

on

PABIASA.COM, Sumenep – Polres Sumenep gerah dengan adanya debt collector yang melakukan praktik perampasan sepeda motor di jalan.

“Kami tegaskan untuk bertindak tegas terhadap praktik perampasan sepeda motor di jalan oleh oknum debt collector,” ujar Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda.

Hal itu disampaikannya saat silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, di Kecamatan Ambunten, Selasa (16/9/2025).

Ia juga meminta masyarakat tidak takut untuk melapor jika menjadi korban penarikan kendaraan bermotor secara paksa di jalan oleh debt collector.

“Kalau ada debt collector merampas sepeda motor di jalan, segera laporkan. Pasti akan kami tindak dan tangkap pelakunya,” terangnya.

Menurutnya, penarikan kendaraan oleh pihak leasing harus melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan dengan cara kekerasan apalagi sampai melakukan perampasan di jalan.

“Masyarakat jangan diam, segera lapor ke Polres atau Polsek terdekat jika mengalami atau menyaksikan kejadian seperti itu,” terangnya. (rzl/s3)

Continue Reading

Hukum

HUT Kemerdekaan RI, Ratusan Napi di Ponorogo Dapat Remisi

Published

on

PABIASA.COM, Ponorogo – Sebanyak 140 narapidana (napi) di Rutan Kelas II B Ponorogo mendapatkan pengurangan hukuman atau remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, beserta jajaran Forkopimda menyerahkan remisi secara simbolis di Rutan Kelas II B Ponorogo, pada Minggu (17/8/2025).

Menurut Bupati Sugiri, pemberian remisi merupakan bentuk kemerdekaan bagi para warga binaan (WB). Entah itu langsung bebas, mendapatkan potongan hukuman, maupun masih harus menyelesaikan subsider (pengganti).

“Mudah-mudahan merdeka ini bermakna. Bukan untuk kita saja, tapi semuanya, termasuk napi,” kata Sugiri.

Sugiri berharap untuk napi yang telah bebas dapat berperilaku lebih baik di lingkungan masyarakat. “Introspeksi bersama-sama. Ibadah yang baik dan kembali ke masyarakat menjadi warga negara yang baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Ponorogo, M. Agung Nugroho, mengungkapkan, dari 140 napi yang mendapatkan remisi, 12 di antaranya langsung bebas saat hari itu juga.

“Remisi yang kita usulkan ada 140. Ada 12 orang yang langsung bebas karena mendapatkan remisi umum 2 (RU 2) 10 orang dan remisi dasawarsa 2 orang,” jelasnya.

“Dengan adanya pemberian remisi atau pengurangan masa pidana napi, membuktikan adanya pembinaan berjalan dengan baik dan mendapatkan dampak positif dalam proses reintegrasi sosial bagi warga binaan,” pungkas Agung. (jr/s3).

Continue Reading

Hukum

Datangi Polres Tanjung Perak, Eri Cahyadi Kawal Laporan 31 Karyawan yang Ijazahnya Diduga Ditahan

Published

on

PABIASA.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bergerak cepat menyelesaikan aduan karyawan di Surabaya terkait dugaan penahanan ijazah. Setelah bertemu 31 karyawan di ruang sidang Balai Kota Surabaya, Rabu (16/4/2025) petang, kurang dari 24 jam Wali Kota Eri mendatangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dia mengawal langsung para karyawan tersebut melapor ke polisi.

Eri Cahyadi bertemu dan berdialog dengan Waka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Bayu Ari Aji. Ia menyampaikan ke Bayu, kedatangannya mengawal para korban dugaan penahanan ijazah semata-mata untuk menjaga Surabaya tetap kondusif.

“Yang kita (Pemkot Surabaya, red) jaga adalah suasana kondusif, iklim investasi yang bagus. Kalau ada yang melanggar ditindak karena yang bisa menentukan ada atau tidaknya tindak pidana adalah polisi. Sehingga masalah tuntas, solutif, tidak mengambang,” ujarnya, Kamis (17/4/2025).

Ia berharap polemik dugaan penahanan ijazah ini tuntas secara hukum, bukan hanya ramai di media sosial. Penyelesaian secara hukum juga bisa menjadi pembelajaran agar tak terulang di kemudian hari.

Sebab itu, ia menugaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Achmad Zaini, agar terus mengawal para karyawan sampai mendapat kepastian hukum.

“Saya memberi support ke teman-teman (karyawan) agar nyaman kerja di Surabaya. Begitu juga perusahaan, kalau masuk Surabaya ya harus baik. Harus menjaga iklim investasi, harus patuh aturan. Titip agar betul-betul diikawal sesuai aturan,” jelasnya.

Politisi PDIP itu meminta agar polisi memberi atensi khusus agar masalah penahanan ijazah ini cepat selesai. Ia yakin kepolisian akan bekerja maksimal untuk menuntaskannya.

“Saya yakin Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan maksimal. Selama ini (polisi) sudah menjaga Surabaya dengan baik,” tuturnya.

“Aku nggak isok jogo sendiri. Kota ini milik bersama. Ketika semua bekerja bersama, bersinergi, akan terjadi kemakmuran dan kesejahteraan. ayo kita tata Surabaya dengan hati jernih, pikiran bersih, akhirnya kita bisa menentukan Surabaya tetap kondusif,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakapolres Kompol Bayu Ari Aji siap mendukung penuh langkah-langkah yang telah dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi. Dia sepakat dengan Wali Kota Eri untuk sama-sama menciptakan Surabaya yang kondusif.

“Kita dukung iklim investasi di Surabaya, dalam rangka situasi kamtibmas. Kita tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku. Supaya masyarakat juga bisa adem ayem,” ujarnya. (yl/s3)

Continue Reading

Trending