Pendidikan
Raih Gelar Doktor, Bupati Fauzi: Bekal Membangun Sumenep Lebih Baik

PABIASA.COM, Sumenep – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih gelar doktor ilmu sosial, setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Merdeka, Jumat (12/7/2024).
Keberhasilannya meraih gelar doktor membuktikan bahwa Fauzi tidak melupakan untuk melanjutkan pendidikan di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat Sumenep.
Menurutnya, menempuh pendidikan bukan sekadar mengejar gelar, akan tetapi juga untuk sarana transfer ilmu pengetahuan sebagai bekal pembangunan Kabupaten Sumenep.
“Saya menuntut ilmu bukan hanya tentang memperoleh gelar semata, melainkan untuk memperoleh pengetahuan yang bisa membantu pembangunan di daerah,” ujar Fauzi setelah Sidang Terbuka Promosi Doktor di Unmer Malang.
Fauzi juga menegaskan komitmennya bahwa setelah menempuh pendidikan doktor, dirinya akan mengimplementasikan ilmunya untuk membangun dan memajukan Kota Keris. “Semoga ilmu yang didapat ini bermanfaat, khususnya untuk Kabupaten Sumenep yang lebih baik,” tuturnya.
Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang, Bupati Fauzi berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan promotor dan penguji Unmer Malang dengan meraih predikat cumlaude.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kesempatan untuk menuntut ilmu dan meraih gelar doktor di Unmer Malang,” terangnya. (rzl/s3)
Pendidikan
Komisi IV DPRD Sumenep Minta Sekolah Tertib Administrasi Dana BOS

PABIASA.COM, Sumenep – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Sami’oeddin, menekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) untuk memperkuat akuntabilitas anggaran pendidikan.
Ia juga mengingatkan setiap sekolah untuk mematuhi kewajiban penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika ada sekolah yang tidak mengikuti ketentuan, Disdik harus memberikan pembinaan langsung,” ujar Sami’oeddin, pada Selasa (3/3/2026).
Politisi PKB ini juga menegaskan, DPRD Sumenep bersama Dinas Pendidikan (Disdik) telah membahas persoalan tata kelola administrasi dana BOS tahun 2025 dan sepakat melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh.
Ia mengungkapkan, sebelumnya masih ditemukan sejumlah sekolah yang belum memahami tata kelola administrasi dana BOS. Bahkan, terdapat kewajiban pelaporan yang justru dikerjakan oleh pihak luar, sehingga sekolah tidak memahami alur penyusunan laporan secara mandiri.
Ke depan, Sami’oeddin meminta seluruh sekolah mengerjakan sendiri administrasi pengelolaan dana BOS. Jika mengalami kendala, sekolah dipersilakan berkonsultasi langsung dengan Disdik untuk mendapatkan pendampingan.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar sekolah tidak memindahkan dana dari rekening resmi sekolah ke rekening lain karena hal tersebut melanggar ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, Sami’oeddiin berharap pembenahan tata kelola dana BOS di bawah kepemimpinan kepala dinas yang baru dapat memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Sumenep. (rzl/s3)
Pendidikan
Bupati Bangkalan Serahkan Beasiswa untuk 283 Siswa dan Mahasiswa

PABIASA.COM, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyalurkan bantuan sosial berupa beasiswa pendidikan kepada siswa dan mahasiswa Tahun 2025 di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (23/12/2025). Total penerima beasiswa pada tahun ini mencapai 283 siswa dan mahasiswa.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, program beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada anak-anak Bangkalan yang berprestasi, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Ini bagian dari apresiasi pemerintah daerah terhadap anak-anak kita yang berprestasi, baik yang masih duduk di bangku sekolah maupun mahasiswa. Termasuk juga apresiasi kepada para atlet muda yang telah mengharumkan nama daerah,” ujar Lukman.
Menurutnya, pemerintah daerah tengah merancang program “Satu Desa Satu Sarjana” sebagai upaya pemerataan akses pendidikan hingga ke tingkat desa. Program tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Nantinya kami rencanakan beasiswa satu desa satu sarjana. Kita upayakan sesuai dengan kemampuan finansial daerah,” jelasnya.
Program beasiswa ke depan, tambah dia, akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, untuk melakukan pendataan dan penjaringan calon penerima.
Proses pengajuan akan disertai tahapan verifikasi agar bantuan tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu. (rzl/s3)
Pendidikan
Bupati Sumenep Beri Ribuan Guru Ngaji Tunjangan Kehormatan

PABIASA.COM, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyalurkan tunjangan kehormatan kepada 1.225 guru ngaji di Kabupaten Sumenep.
Penyerahan dilakukan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Pendopo Keraton Sumenep, pada Jumat (14/11/2025).
Adapun tunjangan dilakukan secara simbolis kepada 300 guru ngaji yang mewakili seluruh penerima. Setiap guru ngaji menerima tunjangan sebesar Rp1.200.000.
“Para guru ngaji bekerja dengan penuh keikhlasan, mendidik anak agar tumbuh sebagai generasi berakhlak, beradab, dan mencintai ilmu,” ujar Fauzi.
“Sehingga Pemerintah daerah berkewajiban memberi perhatian kepada mereka atas dedikasi tanpa pamrih,” lanjutnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumenep, Kamiluddin, menambahkan bahwa para guru ngaji juga didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Total guru ngaji yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 3.192 orang pada 2024–2025. Keikutsertaan ini untuk memberikan jaminan, terutama terkait kecelakaan dan kematian,” jelasnya.
Sebagai informasi, pembiayaan program ini disalurkan melalui dana hibah Pemkab Sumenep kepada LPTQ Kabupaten Sumenep. Tunjangan disalurkan melalui rekening masing-masing guru ngaji di BPRS Bhakti Sumekar.
Pemerintahan2 tahun agoDishub Jatim Targetkan Trans Jatim Koridor V Beroperasi, Mahfud Harap Ada Pembenahan Terminal
Rumpun2 tahun agoCegah Efek Negatif Nikah Usia Dini, Mahfud Minta Pemprov Jatim Gencarkan Sosialisasi
Pemerintahan2 tahun agoSumenep Buka Rekrutmen PPPK dan CPNS, Ini Formasi yang Dibutuhkan
Pendidikan2 tahun agoMahfud Sosialisasi Pendidikan Karakter, Bangun Kesadaran Generasi Muda
Rumpun2 tahun agoDi Pendopo Sumenep, Ratusan Anak Antusias Mengikuti Lomba Melukis dan Mewarnai
Opini2 tahun agoStatistik Kemiskinan
Opini2 tahun agoUpaya Mengelak dari Money Politics
Budaya2 tahun agoMerawat Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan



















